Komunikasi organisasi



Setiap manusia memiliki tujuan hidup masing-masing, dan dari banyaknya tujuan yang mereka miliki, ada diantaranya yang dapat mereka capai dengan tangan sendiri dan ada pula yang tidak. Adapun yang tidak dapat mereka capai dengan tangan sendiri, mereka akan membnetuk kelompok yang beranggotakan orang-orang yang memiliki tujuan yang sama dengannya, dengan begitu ia dapat mencapai tujuan tersebut bersama mereka. Kelompok tersebut biasa disebut dengan "Organisasi." 

Dalam sebuah organisansi, demi mencapai sebuah tujuan tersebut perlu dilakukannya komunikasi, dengan tujuan agar mereka saling berkoordinasi satu sama lain dan dapat mencapai satu tujuan yang sama.  Maka terjadilah didalamnya "Komunikasi Organisasi."

Lalu apa itu komunikasi organisasi?
Mari kita bahas satu per satu. 

"Komunikasi" 
Ialah proses penyampaian informasi dari komunikator kepada komunikan.

"Organisasi"
Ialah media atau sarana yang digunakan oleh sekelompok orang yang memiliki tujuan yang sama untuk mencapai satu tujuan yang sama tersebut. 

Lalu apa itu "Komunikasi Organisasi"?
Komunikasi organisasi adalah proses pengiriman dan penerimaan pesan organisasi didalam sebuah kelompok formal maupun informal yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas organisasi (Wiryanto, 2005 dan Goodal, 2006).

Kesimpulan dari definisi diatas adalah, komunikasi organisasi ialah komunikasi yang biasa terjadi disebuah organisasi demi mengkoordinasikan semua informasi yang terdapat pada kelompok demi kelancaran tercapainya satu tujuan yang sama.

Ada dua kategori komunikasi dalam organisasi:
1. Komunikasi Formal
Yaitu komunikasi yang disetujui oleh organisasi itu sendiri dan sifatnya berorientasi dalam kelompok formal maupun informal yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas organisasi. Contohnya; memo, kebijakan, pernyataan, jumpa pers, dan surat-surat resmi.

2. Komunikasi Informal
Yaitu komunikasi yang disetujui secara sosial. Orientasinya bukan pada organisasi, tetapi lebih kepada anggotanya secara individual. Bisa berupa ucapan selamat atau sebauh teguran. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Iklan Konvensional, dan perbandingannya dengan iklan digital

Retorika Aristoteles

Komunikasi Massa