kolom opini berita komunikasi politik
Mendekati tahun 2024, media berita mulai dari yang online hingga yang offline mulai mengangkat berita seputar politik. Komunikasi dalam dunia politik merupakan hal vital, yang mana dapat menyebabkan banyak orang menetap pada pilihannya atau bahkan seketika beralih haluan. Penilaian tersebut mulai dari gaya dalam penyampaian sebuah pesan atau pengaruh dari pesan itu sendiri. Disamping itu ada aturan-aturan tertentu yang harus diikuti oleh setiap pemeran politik dalam menyampaikan pesan. Apakah para pemeran politik tersebut mengikuti aturan yang tertera? Apakah komunikasi politik di Indonesia berjalan dengan baik? Mari kita bahas.
Pada era-era yang telah berlau, koran manjadi media paling ampuh dalam mempengaruhi orang lain. Para politisi menyebarkan pesan mereka disana untuk memperoleh massa dan dukungan. Namun, seiring berkembangnya zaman, media online menjadi media yang sangat ampuh dalam menyampaikan pesan, dan dapat meraih massa hingga tempat-tempat terpelosok. Walau demikian hal ini juga berpotensi menghasilkan hal-hal negatif. Sebagai contoh, para politisi menggunakannya untuk menyebarkan informasi yang tidak benar atau bahkan hoaks. Hal ini menyebabkan terpecahnya masyarakat dan akhirnya mempengaruhi keputusan mereka dalam berpolitik.
Tidak hanya itu, komunikasi politik yang buruk dapat mempengaruhi polaritas yang terbangun dalam masyarakat. Sebagai contoh, kita ambil kasus "meme politik" yang muncul menjelang pemilihan presiden tahun 2023. Meme politik ini berupa meme yang berisi pesan atau komentar politik yang biasanya disertai dengan gambar lucu atau satir.
Karena momennya saat ini yaitu menejelang pemilihan presiden, banyak meme-meme yang keluar dengan menggunakan foto calon presiden atau calon wakil presiden. Atau terkadang masih menggunakan kasus-kasus yang menyangkut kepada isu-isu politik seperti korupsi, atau meme tentang kebijakan pemerintah yang kontroversional.
Sebenarnya hal ini bisa dibilang merupakan candaan atau bahkan ajakan agar ketika pemilu dapat memilih mereka. Namun beberapa pihak terkadang menilainya sebagai hal serius, sehingga mengira penghinaan atau merendahkan sehingga menimbulkan pemikiran-pemikiran yang membuat mereka berubah pilihan.
Sebagai contoh yaitu meme yang dibuat oleh mahasiswa yaitu meme bu puan dengan 2 ekor tikus yang merusak gedung DPR. Namun hal ini terbilang serius karena mahasiswa sudah muak dengan kelakuan bu puan yang kian hari semakin menjadi-jadi.
Untuk mengurangi terjadinya hal seperti itu, sebaiknya bu Puan lebih mendengar kembali suara rakyat dan merespon dengan tindakan yang tepat dan tidak mengambil keputusan sepihak dan bahkan memberatkan rakyat yang ada dibawahnya.
Bagi pendukung partai PDI Perjuangan, tentu hal ini menjadi ancaman bagi mereka, karena meme tersebuat termasuk dalam memburukkan bu Puan. Hal ini akan mengancam kedudukan yang sudah mereka pegang, dan menyebabkan suara milik partai PDI Perjuangan terpecah dan berkurang.
Untuk meningkatkan kembali komunikasi politik di Indonesia, ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Pertama, para politisi harus meningkatkan literrasi digital mereka agar tidak mudah terjebak oleh hoaks dan informasi yang tidak benar. Kedua, perlu adanya regulasi yang ketat untuk mengontrol penyebaran informasi yang tidak benar dan hoaks dimedia sosial. Ketiga, media harus memainka peran aktif dalam mempromosikan komunikasi politik yang baik dan memberikan contoh positif untuk politisi lain. Keempat, politisi harus memperhatikan aspirasi dan kebutuhanmasyarakat dalam membuat keputusan politik.
Kesimpulannya, komunikasi politik yang baik sangat penting dalam memperkuat sistem demokrasi di Indonesia. komunikasi yang buruk dapat mempengaruhi pandangan dan persepsi masyarakat terhadap para pilitisi mereka dam memperburuk polarisasi.
Created by:
Name : Dzakwan Ammar Insani
NIM : 2110409012
Komentar
Posting Komentar